Cara Menghadapi Rayuan Pinjaman Online Fintech

Beberapa tahun belakangan marak penawaran pinjaman online. Yang menawarkan adalah perusahaan teknologi finansial (tekfin). Bagaimana menyikapinya ?

Fintech ini menarik karena mereka tak sekadar menawarkan pinjaman. Mereka menjanjikan proses cepat, enggak pakai ribet.

Pinjaman online ada yang tanpa jaminan. Tapi, ada yang mensyaratkan jaminan berupa rumah atau apartemen. Lantaran menjanjikan proses mudah bahkan pinjaman bisa cair dalam tempo 24 jam, bunga pinjaman online terbilang tinggi.

Ada yang mengenakan bunga hingga 26% per tahun. Toh, itu tak menyurutkan niat banyak orang untuk meminjam. Maklum, meski tinggi, bunganya masih lebih rendah ketimbang meminjam ke rentenir.

Selama mengikuti aturan main OJK, maka pinjaman online bisa Anda jadikan salah satu alternatif untuk berutang. Tidak masalah jika memang Anda ingin meminjam lewat platform online tersebut karena sebenarnya risiko ada di pihak pemberi pinjaman.

Jadi, tidak masalah pinjam dimana saja, yang penting tujuannya benar dan pengelolaannya juga benar.

Harus disiplin, itu kata kuncinya.

Meski begitu, kita perlu ingat bahwa sebagian besar pinjaman online adalah kredit jangka pendek yang berbunga besar. Jadi, Anda harus disiplin dan benar dalam mengelola dana hasil pinjaman itu.

Jika Anda sudah mendapatkan fasilitas pinjaman online, gunakan uang tersebut sesuai tujuan awal meminjam. Jangan dipakai buat tujuan lain.

Yang paling penting memang, disiplin dalam penggunaan dan tidak terjebak untuk penggunaan konsumtif. Jadikan sebagai prioritas, yaitu harus diutamakan membayar angsurannya.

Kalau bisa, cicilan tidak lebih 30% dari penghasilan. Bila ternyata Anda tidak kuat lagi mengangsur, segera melakukan restrukturisasi.

Caranya, dengan mencari alternatif pinjaman melalui lembaga keuangan lain yang memberikan bunga lebih rendah. Atau, bisa juga dengan memperpanjang jangka waktu cicilan, agar sesuai dengan kemampuan Anda. Dengan begitu, cicilan tak menganggu keuangan Anda saat ini.

Itu sebabnya, sebelum mengajukan pinjaman online, Anda harus menyesuaikan jangka waktu
peminjaman dengan tujuan yang ingin dicapai dari dana tersebut.

Tapi sekali lagi harus diingat, pinjamannya berbunga tinggi dan sebaiknya hanya digunakan untuk kebutuhan yang mendesak.

Hal Wajib Dipertimbangkan

Sebelum meminjam uang dari perusahaan Fintech , sebaiknya Anda mempertimbangkan betul:

  • Apakah tujuan penggunaan dana pinjaman itu sifatnya produktif atau tidak.
  • Pahami syarat-syarat dan biaya administrasinya.
  • Perlu untuk mempelajari persyaratan, skema perhitungan bunga, cara pembayaran angsuran, denda, termasuk penyelesaian bila terjadi kemacetan dalam pembayaran cicilan.
  • Kalau pinjaman online mensyaratkan jaminan, Anda wajib mempertimbangkan keamanan agunan selama berada di tangan perusahaan tekfin. Kalau mau lebih aman, sebaiknya Anda membekali agunan dengan asuransi atau proteksi.

Setelah mempelajari persyaratan, skema bunga, cara pembayaran angsuran, denda, dan penyelesaian bila terjadi gagal bayar, ada baiknya Anda mempertimbangkan tenor pinjaman.

Jangka waktu pinjaman online sebaiknya tidak dalam tempo yang lama. Paling tidak dalam enam bulan Anda harus segera menyelesaikan utang itu.

Lagi-lagi, ini lantaran pinjaman online berbunga tinggi. Potensi gagal bayar lebih terbuka, dengan bunga tinggi. Sebab, cicilan per bulan besar.

Untuk itu, sebaiknya penggunaan uang hasil pinjaman online buat pengeluaran yang sifatnya produktif dan menghasilkan.

Dengan begitu, saat berakhirnya masa kredit, hasil dari konsumsi kredit dan pinjaman tersebut menjadi berkembang dan bisa mengompensasi pembayaran cicilan berikut bunga.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah mempertimbangkan kemampuan mencicil dengan baik sebelum memutuskan berutang. Dan, implikasi atau dampak cicilan tersebut terhadap keuangan dan kekayaan Anda di masa depan.

Di balik bunganya yang terkadang mencekik, sebenarnya ada keuntungan pinjaman online dari sisi sisi prosedur dan administrasi. Selain biayanya yang lebih murah, prosesnya juga lebih cepat lantaran semua dilakukan dengan cara online.

Yang paling penting, jika sudah terlanjur meminjam, Anda harus disiplin dalam penggunaan dananya dan membayar angsuran setiap bulan.

Kesimpulan

Pinjaman online merupakan alternatif bagi masyarakat. Ada plus dan minusnya.

Perlu diperhatikan dengan cermat pemakaiannya. Agar tidak terjebak dalam hutang yang tidak perlu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *