Penghentian Investasi Bodong yang Perlu Jadi Perhatian

Investasi bodong senantiasa jadi momok kita semua. Ada 62 investasi yang kembali ditutup oleh OJK. Apa saja mereka ?

Penghentian kegiatan usaha penyedia jasa investasi ilegal akan terus berlanjut setelah sepanjang tahun berjalan Satgas Waspada Investasi OJK menyetop aktivitas 62 entitas usaha karena diduga melakukan praktik investasi ilegal

Tongam L. Tobing, Ketua Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi (Satgas Waspada Investasi), menduga masih terdapat sejumlah entitas yang menyediakan layanan jasa investasi ilegal.Dia mengatakan pihaknya masih terus mengawasi entitasentitas tersebut.

Dengan begitu, jumlah entitas yang dihentikan kegiatannya oleh satgas berpotensi menyamai realisasi tahun lalu. Sebagai perbandingan, sepanjang 2016 regulator menghentikan kegiatan usaha 73 entitas karena menawarkan investasi tanpa izin yang sesuai dan berpotensi merugikan masyarakat.

OJK sedang melakukan penelitian dan analisis terhadap beberapa entitas. Pada Oktober 2017, Satgas Waspada Investasi menghentikan kegiatan 14 entitas lantaran menyelenggarakan penawaran investasi ilegal dan merugikan masyarakat.

Seluruh entitas ini sejak 17 Oktober 2017 diminta menghentikan kegiatan penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi lantaran tak berizin. Penghentian kegiatan usaha tersebut dilakukan dengan pertimbangan tidak adanya izin usaha penawaran produk serta penawaran investasi yang berpotensi merugikan masyarakat karena imbal hasil atau keuntungan yang dijanjikan tidak masuk akal,” dalam keterangan resmi OJK.

Daftar 14 Entitas Ditutup

Keempat belas entitas tersebut antara lain PT Dunia Coin Digital, PT Indo Snapdeal, Questra World/Questra World Indonesia, PT Investindo Amazon, Dinar Dirham Indonesia/www.dinardirham.com, Wujudkan Impian Bersama (WIB)/PT Global Mitra Group, Ahmad Zulkhairi Associates LLP (AZA)/www. azafund.com, dan PT Mahakarya Sejahtera Indonesia/PT Multi Sukses Internasional. Selain itu, PT Azra Fakhri Servistama/Azrarent.com, Tractoventure/Tracto Venture Network Indonesia, PT Purwa Wacana Tertata/Share Profi t System Coin/SPS Coin.co, Komunitas Arisan Mikro Indonesia/ K3 Plus, PT Mandiri Financial/ investasisahammandiri.blogspot. co.id, dan Seven Star International Investment juga diminta menghentikan aktivitasnya.

Tongam, yang juga menjabat sebagai Direktur Kebijakan dan Dukungan Penyidikan OJK, menjelaskan Satgas Waspada Investasi telah memanggil entitas tersebut untuk diminta kejelasan legalitas dan kegiatan usahanya. Dari pemanggilan tersebut, 12 entitas tidak memenuhinya, selain PT Dunia Coin Digital dan WIB/PT Global Mitra Group.

PT Dunia Coin Digital

PT Dunia Coin Digital dihentikan kegiatan usahanya di bidang pelatihan dan edukasi atas produk bitcoin, serta jual beli paket bitcoin karena melakukan kegiatan usaha tanpa dilengkapi dengan izin usaha yang dikeluarkan oleh otoritas yang berwenang serta berpotensi merugikan masyarakat.

WIB/PT Global Mitra Group

Sementara itu, WIB/PT Global Mitra Group dihentikan kegiatan usahanya oleh Satgas Waspada Investasi lantaran melakukan kegiatan member get member dengan imbal hasil sebesar 5% – 15% setiap berhasil merekrut anggota baru.

“Penghentian kegiatan entitas tersebut untuk memberikan kepastian hukum kepada masyarakat bahwa entitas tersebut tidak memiliki izin dan berpotensi merugikan masyarakat.”

Talk Fusion

TALK FUSION Kendati telah dilarang, ternyata masih ada entitas yang melakukan kegiatannya, yakni Talk Fusion. Perusahaan penjualan langsung atau multi level marketing (MLM) yang memasarkan aplikasi informasi dan teknologi ini sudah dilarang beroperasi sejak Februari 2017 lantaran tidak memiliki izin usaha sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Oleh karena itu, pada awal bulan ini satgas kembali memerintahkan pengurus Talk Fusion untuk segera menghentikan kegiatan penjualan produk di Indonesia.

Sebagai informasi, Talk Fusion merupakan perusahaan yang berkantor pusat di Florida, Amerika Serikat sejak 2007 dan masuk ke Indonesia pertama kali pada 2012. Skema bisnis yang mereka jalankan adalah merekrut orang dengan skema piramida atau ponzi dengan iming-iming keuntungan US$150 bagi setiap orang yang berhasil direkrut.

Keseriusan OJK

OJK telah menetapkan 10 kebijakan utama yang akan menjadi langkah pokok OJK sesuai arah tujuan 2017 – 2022 yang telah dikeluarkan Dewan Komisioner OJK. Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan pihaknya telah mencatat beberapa tantangan yang dihadapi dan harus diatasi guna mewujudkan arah tujuan otoritas dalam 5 tahun ke depan.

Salah satu tantangan itu terkait dengan maraknya penawaran investasi ilegal.

“Tantangan yang dihadapi maraknya penawaran investasi ilegal yang merugikan masyarakat,” ujarnya. Wimboh menuturkan pihaknya pun telah menetapkan sepuluh arah kebijakan OJK untuk menghadapi tantangan bagi pengembangan layanan jasa keuangan.

Poin ke-9 arah kebijakan itu menekankan upaya OJK meningkatkan efektivitas kegiatan edukasi dan perlindungan konsumen.

Poin itu akan diwujudkan dengan mengoptimalkan peran Satgas Waspada Investasi di daerah untuk mencegah masyarakat terjerumus investasi illegal yang makin marak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *