Cara Mempersiapkan Dana Pensiun

Pensiun adalah sebuah tahapan kehidupan yang akan dialami setiap orang. Secara harfiah, pensiun diartikan sebagai suatu kondisi dalam kehidupan seseorang yang tak lagi mendapatkan penghasilan dari bekerja secara aktif. Bagaimana cara mempersiapkan Dana Pensiun ?

Fenomena yang terjadi saat ini, pensiun ternyata tidak lagi berpatokan pada usia, namun pada pilihan hidup. Ada yang memilih pensiun dini sebelum usianya 40 tahun. Dan, ada juga yang masih mencari pekerjaan secara aktif meski sudah berusia 65 tahun.

Apapun pilihannya, perencanaan pensiun sebaiknya Anda lakukan.

Mempersiapkan Dana Pensiun

Dalam persiapan pensiun, kesalahan yang umum terjadi adalah orang tidak memperhitungkan biaya dan gaya hidup yang sulit diturunkan di masa pensiun. Banyak di antara kaum pekerja yang beranggapan saat pensiun pengeluaran bisa turun, padahal kenyataannya justru meningkat.

Bayangkan saja, di masa pensiun Anda kelak: everyday is a holiday!

Perencanaan pensiun bisa dibagi jadi empat tahapan.

Pertama, masa awal. Ini untuk first jobber hingga usia 35 tahun. Pada masa ini, sebetulnya banyak peluang investasi jangka panjang dan seharusnya Anda mau menyisihkan hingga 30% dari penghasilan untuk rencana pensiun.

Strategi terbaik untuk Anda adalah melakukan investasi secara berkala, biasanya setiap bulan, ke produk-produk investasi dengan potensi imbal hasil yang paling tinggi. Meskipun risikonya juga tinggi, namun dengan target pensiun lebih dari 15 tahun lagi, diharapkan investasi itu memberi hasil tinggi.

Kedua, masa kemapanan, umumnya berusia 35-50 tahun. Di masa ini, karier sudah lebih mapan, penghasilan juga meningkat. Fokus dalam investasi semestinya mulai merambah ke aset yang bisa memberikan penghasilan pasif. Misalnya, membeli apartemen untuk disewakan dan menambah lahan tanah untuk perkebunan.

Pada periode ini, Anda juga masih dapat berinvestasi di produk keuangan yang agresif, seperti reksadana saham atau membeli saham lapis pertama. Aset yang lebih agresif ini diperlukan untuk biaya hidup di atas usia 65 tahun mendatang.

Ketiga, masa persiapan pensiun. Umumnya dimulai lima tahun menjelang pensiun. Di periode inilah sangat penting untuk menghitung secara tepat kebutuhan biaya hidup di masa pensiun dan sumber daya apa saja yang telah Anda miliki.

Keempat, masa memasuki usia pensiun yang bisa dimulai sejak 55 tahun atau lebih cepat. Jika Anda sudah mendekati fase ini, Anda masih tetap bisa melakukan perencanaan pensiun. Namun, yang bisa Anda lakukan hanyalah menyesuaikan aset yang tersedia dengan anggaran hidup yang baru.

Alokasi aset investasi penting untuk dilakukan, terutama jika Anda punya aset-aset yang tak produktif. Usahakan menggunakan bagi hasil bulanan sebagai sumber penghasilan.

Hitung Aset Dana Pensiun

Bila dalam waktu di bawah lima tahun lagi Anda berencana pensiun, berikut langkah yang sebaiknya Anda lakukan:

  1. Hitung jumlah aset dan kewajiban yang Anda punya saat ini. Kalau masih punya saldo utang pinjaman perumahan atau utang kartu kredit, maka inilah prioritas utama yang harus Anda lunasi mulai dari sekarang. Usahakan memulai pensiun tanpa beban utang.
  2. Identifikasi anak atau tanggungan lain yang belum berusia 21 tahun. Anda harus menghitung dengan pasti kebutuhan dana pendidikan untuk mereka ditambah kebutuhan dana menikah. Menghitung bukan hanya biaya uang pangkal dan biaya semester, hitung juga biaya hidup (kos, transportasi, dan lainnya) serta biaya buku.
  3. Buat anggaran untuk biaya hidup di masa pensiun. Perhatikan pos pengeluaran yang berpotensi meningkat di atas tingkat inflasi. Ambil contoh, pos transportasi, pos listrik, dan pos pajak. Untuk pos pengeluaran lain, Anda bisa gunakan kenaikan inflasi normal. Jangan lupa juga, tambahkan untuk pos biaya kesehatan yang umumnya meningkat kebutuhannya di masa pensiun.
  4. Hitung sumber penghasilan di masa pensiun. Secara umum untuk karyawan, Anda akan mendapat jaminan hari tua, dana pensiun, dan mungkin uang jasa dari pekerjaan sebelumnya. Coba hitung, apakah saldo dana itu cukup untuk memenuhi kebutuhan Anda kelak?

Jika tidak, periksa jumlah aset yang Anda miliki. Mempersiapkan masa pensiun pasti tidak lepas dari gaya hidup yang dipilih. Percaya lah, setiap orang berhak mendapatkan masa emas yang sejahtera dan tidak pernah ada kata terlambat untuk berencana.

Coba analisis di tahap manakah Anda saat ini, dan lakukan rencana aksi yang diperlukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *